Home » Timur Tengah » Suriah, sebagai garis depan pertempuran antara Liga Arab (GCC) dibawah komando Arab Saudi melawan gerakan Pan-Salafist.

Suriah, sebagai garis depan pertempuran antara Liga Arab (GCC) dibawah komando Arab Saudi melawan gerakan Pan-Salafist.

Sayigh adalah salah satu dari pengamat Suriah pertama yang menunjukkan bahwa Arab Saudi mendanai faksi bersenjata dari Front Islam (Islamic Front – IF) yang beroperasi dalam perang Suriah, dimana kelompok-kelompok yang tergabung didalamnya bertempur melawan kelompok yang berafiliasi dengan Al-Qaeda (ISIS, dll).

Abdel Rahman al Hadliq, penasihat Menteri Dalam Negeri, terkait kebijakan Arab Saudi di Suriah mengatakan;

“Kami (Arab Saudi) mendanai kelompok-kelompok moderat di Suriah,” katanya. ”

Tapi apa yang beberapa orang Saudi lihat sebagai moderat dan apa yang AS dan negara-negara Barat lainnya lihat sebagai moderat bisa berbeda.

“Islamic Front bisa menjadi moderat di mata Saudi,” kata Sayigh dalam sebuah wawancara telepon. “Anda bisa memanggil kelompok manapun sebagai moderat , jika membandingkannya dengan Al-Qaeda.”

http://america.aljazeera.com/articles/2014/1/20/saudi-arabia-walksafinelinkinbackingsyriarebellion.html

Note: “Don’t get too excited by the headlines of a new “revolution” in Syria against Al-Qaeda. The offensive is led by the Islamic Front, a coalition backed by Saudi Arabia.”

http://www.frontpagemag.com/2014/ryan-mauro/al-qaeda-vs-al-qaeda-lite-in-syria/

Diantara yang tergabung dalam barisan ini (Islamic Front):

Ahrar al-Shaam
Liwa Al-Tawheed
Suqoor al-Shaam
Jaysh al-Islam
Luwaa Al-Haq
Jabhat al-Islamiya
Jabhat al-Islamiya al-Kurdiya

Terambil: Jaysh al-Islam (JAI)

Jaysh al-Islam berbasis di wilayah Damaskus, diciptakan pada akhir September 2013 ketika Liwa al-Islam mengkonsolidasikan kekuatannya dengan puluhan brigade lainnya. Sebelumnya Liwa al-Islam telah menjadi anggota SILF dan berada di bawah payung SMC.

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=191277897727992&set=pb.166930326829416.-2207520000.1390383562.&type=3&theater

Manuver Komandan tertinggi Mujahidin monarki – Jaysh al-Islam (JAI)

Rilis: 08 November 2013
Arab Saudi telah mengalokasikan dana jutaan dolar sebagai kesiapan untuk mempersenjatai dan melatih ribuan milisi bersenjata dalam sebuah “Kekuatan oposisi baru”, yang dijuluki ‘Tentara Islam’, The Guardian melaporkan Kamis harian.

Mengutip sumber-sumber Arab dan Barat, surat kabar Inggris mengatakan bahwa upaya pengintensifan yang dilakukan oleh Arab Saudi ini difokuskan pada Jaysh al-Islam (Tentara Islam atau disingkat JAI), yang dibentuk pada akhir September kemarin oleh gabungan dari 43 kelompok militan bersenjata di Suriah.

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=188054881383627&set=a.166931433495972.1073741828.166930326829416&type=1

Rilis 23 November 2013

Tujuh brigade yang membentuk Islamic Front (IF) – sebagaimana tersebut diatas (termasuk Jaysh al-Islam), secara ideologis mereka telah menyerukan pendirian “negara moderat modern” (di Suriah).

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=191277897727992&set=pb.166930326829416.-2207520000.1390383562.&type=3&theater

Mampukah kelompok-kelompok militan bersenjata dari faksi “Mujahidin Monarki” dukungan Arab Saudi ini mengeliminir gerakan Pan-Salafist yang ditulang-punggungi oleh kelompok ISIS di Suriah?

syria-al-qaida2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: