Home » Timur Tengah » Kilas Front Oposisi dari Faksi “Syrian Revolution Front (SRF)”

Kilas Front Oposisi dari Faksi “Syrian Revolution Front (SRF)”

Syrian Revolution Front (SRF)
Front Revolusioner Suriah / Syrian Revolution Front (SRF), dengan Jamal Maarouf sebagai komandan utamanya, bersekutu dengan Arab Saudi, dan Islamic Front (IF), sebuah koalisi baru dari pemberontak sedang disponsori oleh Qatar, terus bekerja sama dengan CIA, intelijen Saudi dan Qatar.Kelompok-kelompok ini menerima bantuan pasokan senjata.

Menurut sumber yang memfasilitasi bantuan ‘mematikan dan tidak mematikan dari pihak Barat kepada kelompok-kelompok tersebut: “Qatar mengirim senjata, pertama Arab Saudi, sehingga satu minggu sebelum perang terbuka melawan kelompok ISIS, mereka memberi 80 ton persenjataan, termasuk senapan mesin berat”.

Seorang warga yang tinggal dekat dengan pangkalan Islamic Front (IF) dan Front Revolusioner Suriah (SRF) di provinsi Idlib Suriah mengatakan ia melihat 15 truk “penuh dengan senjata “.

Sebagai pemimpin Barat secara terbuka mendorong oposisi ke konferensi perdamaian Jenewa II, Washington juga telah diam-diam mendukung langkah Arab Saudi dan Qatar untuk memberikan senjata dan uang tunai kepada kelompok pemberontak untuk melawan (ISIS) di Suriah.

“Setiap orang menawarkan kami dana untuk melawan mereka,” kata salah satu komandan kelompok Oposisi yang berafiliasi dengan Dewan Militer Agung (SMC-NC-FSA) yang didukung Barat. “Kami dulu tidak memiliki senjata yang dapat digunakan untuk bertempur, tapi sekarang stok melimpah.”

Muhannad Issa, seorang komandan pemberontak yang memimpin serangan terhadap ISIS di kota Salqeen, provinsi Idlib, mengatakan:

“Semua komandan bersatu untuk pertemuan dan kami sepakat mereka (ISIS) harus selesai. Kami memberi mereka enam jam untuk menyerah. Ketika masa ultimatum berakhir, kita sapu bersih mereka. Dalam satu jam kami mengusir mereka dari empat markas-markas mereka.”

Salah satu aktivis di Salqeen, yang menyaksikan kelompok ISIS di serang, mengatakan:

“Kelompok Jamal Maarouf yang menyerang dengan kekuatan penuh. Pada kelompok ISIS yang terkepung Jamal Maarouf berteriak melalui radio, ‘Menyerah atau kami yang datang untuk membunuh kalian.., sama seperti kami membunuh Pasukan Pemerintah Suriah.”

Dalam kelompok ISIS, ada militan asal Australia di sana, dan ia gemetar.

http://www.telegraph.co.uk/news/worldnews/middleeast/syria/10588308/US-secretly-backs-rebels-to-fight-al-Qaeda-in-Syria.html

REBEL-SYRIA_2798361b

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: